Saturday, April 9, 2011

Konsep Bahasa Pemrograman C++

Konsep Bahasa Pemrograman C++

Pada mulanya bahasa komputer digunakan untuk melakukan perhitungan-perhitungan telemetri. ketika itu bahasa yang digunakan sangat primitif sekali karena masih menggunakan bahasa mesin yaitu hanya mengenal 0 dan 1. kemudian bahasa mesin tersebut di sederhanakan menjadi bahasa yang agak di mengerti dengan menghadirkan statemen-statemen khusus yang di kenal dengan bahasa assembly yang masih termasuk dalam kategori bahasa tingkat rendah (low level language).Kemudian beberepa tahun kemudian bermunculan bahasa- bahasa pemrograman baru yang semakin berkembang diantaranya adalah bahasa B, yang di gunakan untuk menulis ulang atau merevisi sistem operasi UNIX tapi karena bahasa B masih bersifat interpret dan lambat, maka pada tahun 1971 sistem Operasi UNIX di tulis ulang kembali dengan bahasa C yaitu bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Dennis Ritchie seorang pengembang sistem di laboratorium Bell AT&T di Muray Hill, New Jersey.

sampai sekarang bahasa C masih digunakan untuk melakukan pengembangan-pengembangan program dan sistem operasi diantaranya adalah sistemoperasi Windows. Alasan itulah yang menjadikan bahasa C sangat populer di dunia pemrograman. Namun sayangnya bahasa C merupakah bahasa yang masih sulit untuk di pelajari karena masih bersifat prosedural murni dan untuk membentuk suatu objek, kita harus menuliskan banyak sekali kode. Hal dianggap sebagai kekurangan sehingga untuk mengatasinya pada tahun 1983 seorang doktor bernama Bjarne Stroustrup yang juga bekerja di laboraturium yang sama menciptakan bahasa pemrograman baru yaitu C++ yang merupakan bahasa hibryd dari bahasa C.

Bahasa C++ didasarkan atas bahasa C sehingga kita dapat melakukan kompilasi program-program yang di tulis dengan bahasa C dengan kompiler C++. keistimewaan dari bahasa C++ adalah mendukung pemrograman berarah objek atau yang sering kita kenal dengan istilah Object Oriented programming (OOP).

bahasa C dan C++ merupakan bahasa yang sangat populer dalam dunia pengembangan perangkat lunak. kedua bahasa pemrograman ini digolongkan kedalam bahasa pemrograman tingkat menengah (middle level language).

Setiap program yang di tulis dalam bahasa C atau C++ pasti akan mempunyai 1 fungsi utama dengan nama main(). selanjutnya jika kita ingin mendefenisikan fungsi-fungsi lain maka kita akan melakukannya diluar fungsi utama tersebut. dalam bahasa C++ kode yang dibaca adalah kode kode yang terdapat pada fungsi utama tapi jika ada pemanggilan fungsi lain program akan mencari fungsi tersebut untuk dieksekusi kemudian program akan kembali ke fungsi utama, begitulah seterusnya

untuk memahami struktur dari bahasa C++ coba kamu perhatikan contoh program sederhana di bawah ini:

#include
main ( ) {
printf ("Hello World");
}

#include
merupakan header program yang merupakan pemanggilan library dari kompiler C++

main ()
merupakan fungsi utama seperti yang telah di jelaskan di atas tadi.

{
merupakan awal atau pembuka dari fungsi utama (fungsi main)

printf ("Hello World");
digunakan untuk menampilkan Hello World ke layar monitor

}
merupakan akhir atau penutup dari fungsi utama (fungsi main)

Konsep Bahasa Pemrograman PHP

Konsep Bahasa Pemrograman PHP
PHP adalah bahasa pemrograman web atau scripting language yang didesain untuk web.
PHP dibuat pertama kali oleh satu orang yaitu Rasmus Lerdorf, yang pada awalnya dibuat untuk menghitung jumlah pengunjung pada homepagenya.

Saat ini PHP amat populer dan menggantikan Perl yang sebelumnya juga populer sebagai bahasa scripting web. PHP telah menjadi modul Apache terpopuler (menurut www.securityspace.com), melebihi FrontPage dan mod_perl. PHP menjadi populer karena kesederhanaanya dan kemampuannya dalam menghasilkan berbagai aplikasi web. Mulai dari counter, sistem artikel atau content management system, e-commerce/e-store, bulletin board/forum diskusi, dan sebagainya dapat dibuat dengan PHP.

PHP, salah satu bahasa Server-side yang didesain khusus untuk aplikasi web. PHP dapat disisipkan diantara bahasa HTML dan karena bahasa Server side, maka bahasa PHP akan dieksekusi di server, sehingga yang dikirimkan ke browser adalah “hasil jadi” dalam bentuk HTML, dan kode PHP anda tidak akan terlihat.PHP termasuk dalam Open Source Product

Beberapa kelebihan PHP dari bahasa pemrograman web, antara lain:

  1. 'Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.'
  2. 'Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.'
  3. 'Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.'
  4. 'Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.'
  5. 'PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.'

Konsep Bahasa Pemrograman Pascal

Konsep Bahasa Pemrograman Pascal
Pascal adalah bahasa pemrograman yang pertama kali di buat oleh Profesor Niklaus Wirth, seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. Dengan mengambil nama dari matematikawan Perancis, Blaise Pascal, yang pertama kali menciptakan mesin penghitung, Profesor Niklaus Wirth membuat bahasa Pascal ini sebagai alat bantu untuk mengajarkan konsep pemrograman komputer kepada mahasiswanya. Selain itu, Profesor Niklaus Wirth membuat Pascal juga untuk melengkapi kekurangan-kekurangan bahasa pemrograman yang ada pada saat itu.

Kelebihan dari bahasa pemrograman Pascal adalah:
  • Tipe Data Standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia pada kebanyakan bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar: boolean, integer, real, char, string,
  • User defined Data Types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.
  • Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variabel, dan variabel tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari format yang ditentukan.
  • Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedure dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.
  • Sederhana dan Ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.

Konsep Bahasa Pemrograman Java

Konsep Bahasa Pemrograman JAVA

Java sebagai salah satu bahasa pemrograman baru menjanjikan banyak kemudahan bagi programer junior maupun senior.

Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Sun Microsystems sejak tahun 1991. Bahasa ini dikembangkan dengan model yang mirip dengan bahasa C++ dan Smalltalk, namun dirancang agar lebih mudah dipakai dan platform independent, yaitu dapat dijalankan di berbagai jenis sistem operasi dan arsitektur komputer . Bahasa ini juga dirancang untuk pemrograman di Internet sehingga dirancang agar aman dan portabel.

Platform Independent

Platform independent berarti program yang ditulis dalam bahasa Java dapat dengan mudah dipindahkan antar berbagai jenis sistem operasi dan berbagai jenis arsitektur komputer. Aspek ini sangat penting untuk dapat mencapai tujuan Java sebagai bahasa pemrograman Internet di mana sebuah program akan dijalankan oleh berbagai jenis komputer dengan berbagai jenis sistem operasi. Sifat ini berlaku untuk level source code dan binary code dari program Java. Berbeda dengan bahasa C dan C++, semua tipe data dalam bahasa Java mempunyai ukuran yang konsisten di semua jenis platform. Source code program Java sendiri tidak perlu dirubah sama sekali jika Anda ingin mengkompile ulang di platform lain. Hasil dari mengkompile source code Java bukanlah kode mesin atau instruksi prosesor yang spesifik terhadap mesin tertentu, melainkan berupa bytecode yang berupa file berekstensi .class. Bytecode tersebut dapat langsung Anda eksekusi di tiap platform yang dengan menggunakan Java Virtual Machine (JVM) sebagai interpreter terhadap bytecode tersebut.

JVM sendiri adalah sebuah aplikasi yang berjalan di atas sebuah sistem operasi dan menerjemahkan bytecode program Java dan mengeksekusinya, sehingga secara konsep bisa dianggap sebagai sebuah interpreter. Proses pengeksekusian program Java dapat dilukiskan seperti di Gambar 1. Dengan cara ini, sebuah program Java yang telah dikompilasi akan dapat berjalan di platform mana saja, asalkan ada JVM di sana.

Kompiler dan interpreter untuk program Java berbentuk Java Development Kit (JDK) yang diproduksi oleh Sun Microsystems. JDK ini dapat didownload gratis dari situs java.sun.com. Interpreter untuk program Java sendiri sering juga disebut Java Runtime atau Java Virtual Machine. Interpreter Java, tanpa kompilernya, disebut Java Runtime Environment (JRE) dapat didownload juga di situs yang sama. Untuk mengembangkan program Java dibutuhkan JDK, sementara jika hanya ingin menjalankan bytecode Java cukup dengan JRE saja. Namun untuk mengeksekusi applet (sebuah bytecode Java juga) Anda biasanya tidak perlu lagi mendownload JRE karena browser yang Java-enabled telah memiliki JVM sendiri.

Library

Selain kompiler dan interpreter, bahasa Java sendiri memiliki library yang cukup besar yang dapat mempermudah Anda dalam membuat sebuah aplikasi dengan cepat. Library ini sudah mencakup untuk grafik, desain user interface, kriptografi, jaringan, suara, database, dan lain-lain.

OO

Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek. Pemrograman berorientasi objek secara gamblang adalah teknik untuk mengorganisir program dan dapat dilakukan dengan hampir semua bahasa pemrograman. Namun Java sendiri telah mengimplementasikan berbagai fasilitas agar seorang programer dapat mengoptimalkan teknik pemrograman berorientasi objek.

Sedikit perbandingan tambahan dengan bahasa C dan C++, Java banyak mewarisi konsep orientasi objek dari C++ namun dengan menghilangkan aspek-aspek kerumitan dalam bahasa C++ tanpa mengurangi kekuatannya. Hal ini mempermudah programer pemula untuk mempelajari Java namun mengurangi keleluasaan programer berpengalaman dalam mengutak-atik sebuah program. Di balik kemudahan yang ditawarkan Java, luasnya fasilitas library Java sendiri membuat seorang programer membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk dapat menguasai penggunaan library-library tersebut.

Friday, April 8, 2011

Konsep Bahasa Pemrograman Visual Basic

Konsep Bahasa Pemrograman Visual Basic

Visual Basic adalah program yang digunakan untuk membuat aplikasi basis Windows. Dalam pengembangannya Visual Basic menggunakan pengembangan visual sehinngga memudahkan para pengguna ketika hendak merancang suatu program menggunakan Visual Basic. Aplikasi Visual Basic cenderung pada pembuatan atau desain form.

Penggunaan bahasa pemogramannya juga sama seperti pada pascal namun tentunya dengan syntaks yang berbeda. Namun keuntungan dalam penggunaan aplikasi Visual Basic ini yaitu kita dapat mengatur suatu tampilan program yang ingin kita buat / desain sesuai dengan keinginan kita.

Konsep-konsep Pemrograman Visual Basic antara lain sebagai berikut:
  1. Pemilihan, adalah sebuah kondisi di mana satu atau lebih baris kode program (statement) akan dieksekusi jika memnuhi kondisi tertentu. Jika kondisi dipenuhi program akan mengeksekusi program tersebut namun jika kondisi tidak terpenuhi maka program akan mengeksekusi baris kode program lain;
  2. Perulangan, adalah sebuah kondisi dimana beberapa baris kode program (statement) dieksekusi secara berulang-ulang, misalnya perulangan kondisi dan perulangan hitung. Perulangan kondisi adalah perulangan yang berlangsung selama suatu kondisi terpenuhi atau sampai kondisi tertentu tercapai. Perulangan hitungan adalah perulangan yang telah ditetapkan jumlah perulangannya.
  3. Prosedur, ketika membuat sebuah program dan dihadapkan dengan beberapa kode program yang ditulis berulang-ulang, tentu saja hal ini menyita waktu dan kurang efisien. Untuk menyederhanakan kode program, maka program dibagi menjadi beberapa sub program. Jenis sub program dalam Microsoft Visual Basic antara lain sub function dan property, dengan sub program ini proses kerja lebih efisien dan jika sub program digunakan hanya dilakukan pemanggilan pada sub program tersebut.
  4. Fungsi adalah sub program yang mengembalikan nilai.
  5. Array, adalah variabel yang mampu menyimpan beberapa nilai bertipe sama dalam urutan tertentu. Nilai-nilai data di dalam array disebut juga dengan elemen-elemen array. Letak urutan elemen array ditunjukkan oleh indek elemen array.